bukan film terbaik Paranormal Acitivity, menghasilkan inovasi moving camera yang baik, tetapi kurang menjelaskan sumber masalah (mungkin karena bakal ada PA 4).
tetap lucu seperti film pertamanya, tetapi tidak sesmart film pertama. agak dibawah ekspektasi, tetapi masih ok untuk sebuah hiburan. dalam film ini Stu sangat bersinar, Ed Helms memerankannya dengan sangat baik.
tidak terlalu istimewa dari segi cerita, tetapi tetap berhasil membuat para penonton tertawa. dari segi cerita terlihat seperti sekuel yang dipaksa, saya lebih prefer cerita dari Kung Fu Panda (1). but not bad lah, masih boleh untuk ditonton.
Boring, Boring and Boring ! 1 jam aja terasanya uda lama banget, cerita berantakan. Film yang hanya mengandalkan visual effect, effectnya perlu diacungi jempol, tetapi tidak dengan cerita dan durasinya yang sangaaaaaaaaaat panjang. Harusnya film ini belajar dari King Kong yang durasinya 3 jam tetapi berhasil memukau dan menegangkan, bahkan tidak membosankan sama sekali.
Hampir semuanya pas pada porsinya, hanya saja adegan bertarungnya sedikit kurang greget. Ketegangan yang diberikan terasa. Mungkin bukan film terbaik seri Harry Potter, tapi ending yang sangat pas dan bagus. Ketiga pemeran utama juga berakting baik. Film terakhir harus ditonton para movie lover dan penggemar Harry Potter !
ketegangan tiada akhir ! film ini bisa menjadi sebuah ketakutan (parno) pada beberapa orang. secara keseluruhan bagus, sang anak dan sang ibu aktingnya pas, ketraumaan sang anak terlihat. sayangnya di bagian akhir ada bagian yang sepertinya disensor membuat penasaran dan ending yang menggantung agak tidak memuaskan hati. secara keseluruhan worth to watch, apalagi yang menginginkan ketegangan selama film diputar/
film ini lucu banget, ceritanya juga ok. awalnya agak ragu nonton ini, tapi setelah liat review tentang film ini jadi tertarik. ternyata ga mengecewakan ! Albert Halimnya bener" CEMERLANG, lucu banget, walaupun porsinya ga gitu banyak tapi dia bener" 'megang' banget, serasa menjadi sambel pada makanan yang sudah pas. Andi dan Nina juga cukup bersinar, tapi teteup deh Heri yang haram tapi delicious itu paling bersinar di antar lainnya.
Bukan sebuah film yang terlalu istimewa, juga bukan smart comedy dengan kelucuannya yang pintar. Film tidak seistimewa dan sekocak yang diperlihatkan di trailer. Tidak terlalu terlihat perbedaan dengan film invasi lainnya, hanya ada sedikit twist di film tersebut dan film ini dicampur dengan genre komedi. Tidak terlalu kocak, hanya ada 1 orang yang selalu menjadi korban itulah yang menghidupkan suasana film tersebut.
cerita yang cukup unik. lumayan lucu, tetapi di tengah agak sedikit membosankan dan membingungkan. namun, twist di akhir sangatlah mengejutkan, menarik dan mengharukan. benar" recommended !
Ceritanya agak berantakan dan dari segi penceritaan agak aneh. Ada beberapa adegan yang sedikit gak nyambung dengan adegan berikutnya. Gibzy (Tukkie) terlihat lebih bersinar dan menonjol dibandingkan dengan Sudhket dan Mayom, ceritanya juga terlihat lebih menarik dibandingkan dengan cerita intinya. Ia seakan menjadi penyelamat film ini humor garing nan membosankan. Humor yang disuguhkan bisa dibilang membosankan, sampai akhirnya ada adegan pembuatan MV, humornya terlihat mulai hidup dan lumayan lucu. Ya film ini ada c segi positifnya, banyak quote yang bagus untuk kehidupan. Tapi ditinjau dari segi kualitasnya, saya masih agak bingung kenapa film ini bisa menjadi film Thailand terlaris kedua pada tahun 2010.
1st story : 5/10
Ada beberapa cara pengambilan gambar dan warna yang menurut saya tidak mengenakkan mata. Cerita cukup unik walaupun terasa agak aneh dan beberapa adegan terasa janggal.
2nd story : 8/10
Cerita unik dan orisinil, twistnya juga bagus. Di antara 4 cerita, menurut saya bagian ini merupakan cerita 'terkuat' menurut saya. Sayangnya gambarnya kadang terlalu terang dan terkadang terlalu gelap dan berhasil dalam menyakitkan mata saya.
3rd story : 5/10
Cerita tidak jelas dan cenderung menjadi cerita terlemah. Hanya bercerita tentang karma, tidak terlalu menarik.
4th story : 6/10
Cukup menghibur, punya inti cerita, tidak menendang seperti Phobia 2. Cukup lucu walau terkadang malah jayus. Secara pengambilan gambar, paling stabil di antara cerita lainnya, tidak terlalu terang dan tidak terlalu gelap.
Overall : 6/10
Tidak seistimewa 4Bia dan Phobia, tetapi juga tidak seburuk Haunted University dan Still. Not too recommended. Tidak menyeramkan, tetapi 2 cerita lumayan bagus.
BORING ! tidak ada yang istimewa dan membosankan. Vanessa Hudgens jauh terlihat lebih jelek dari segi penampilan dibandingkan di HSM. yang menjadi (sedikit penyelamat) film ini hanyalah paras Alex Pettyfer yang memukau wanita dan Mary-Kate Olsen yang menyeramkan dan fierce(ugly pretty).
film ini seharusnya berjudul Stripper Punch (Punch from Fruit Punch, not Punch from 'tinju) ! agak baingung dengan yang dimaksud Snyder dengan konsep mimpi 3 lapis, hal itu lebih terasa stripper (mungkin perlu ditambah s karen mereka kumpulan stripper) yang berimajinasi 'bertarung' untuk mengumpulkan item" yang merkea butuhkan untuk keluar dari penjara itu. jalan cerita lumayan sangat menyimpang dari yang di trailer. dari segi cerita agak aneh dan berantakan, visual effectnya kadang terlihat seperti sedang memainkan game. tidak seburuk yang orang" bicarakan, tetapi jauh di bawah ekspektasi saya.
ini baru namanya film horror ! setelah dikecewakan oleh Ladda Land yang tidak ada seram"nya, film ini berhasil memukau saya dengan keseraman, ketegangan dan sensasi kaget yang diberikannya. dari cerita sedikit agak aneh, tetapi berhasil memberikan twist dan twist di saat" terakir. secara keseluruhan FULLY RECOMMENDED !
VERY BAD ! vampirnya lebih terlihat sebagai zombie. ditambah pendeta (priest) lebih terlihat sebagai seseorang yang mempunyai kekuatan bela diri yang sangat tinggi ketimbang pendeta dengan kekuatan kata" (firman Tuhan dan sejenisnya). entah komiknya yang sangat buruk atau filmnya yang membuat film ini terlihat buruk.
tidak terlalu istimewa, ya beginilah film action (dan balapan). setidaknya salah satu film paling mending di antara kumpulan film awal summer yang mengecewakan.
gagal sebagai horror, cukup berhasil sebagai drama. banyaknya porsi drama di sini lebih terasa seperti film drama dengan bumbu horror. jika dibandingkan dengan Coming Soon, film ini lebih membosankan dan tidak memberikan rasa misterius yang tinggi. ditambah dengan ketidakkonsentrasian film ini terhadap cerita, poster dan sosok hantu tersebut, menjadikan film ini semakin banyak kekurangan. tidak seram, ya walaupun beberapa adegan mengagetkan, beberapa adegan seram terasa lebih cocok ditertawakan daripada seram. rasanya film ini kurang cocok menyandang film horror dengan berpenghasilan tertinggi produksi GTH.
satu"nya kelebihan film ini hanyalah kualitas gambar yang menurut saya pas untuk menggambarkan sebuah 'momen', sepertinya posternya, film ini memiliki kualitas gambar yang menarik untuk dilihat. sayangnya, film ini terasa seperti iklan sebuah universitas ditambah dengan iklan sepintas sebuah merk hp disertai bumbu" romansa percintaan mahasiswa dan mahasiswinya. alurnya berjalan sangat ngebut dan ada beberapa adegan janggal disertai dengan cukup banyaknya dialog yang menurut saya sangat tidak wajar.
film ini terasa sangat mirip dengan The Clinic, atmosphere dan (sedikit) jalan ceritanya. secara keseluruhan c menarik, tapi pas di akhir" terasa agak mirip dengan film Indonesia yang dibintangi oleh Dian Sastro, Marcella Zallianti, Dinna Olvia dan Nirina Zubir. ya film ini not bad lah, tetapi film ini SANGAT berhasil dalam memberikan sebuah kejutan yang tidak bisa diprediksi sebelumnya.
opening scenenya sangat smart dan kreatif ! ga ada bayangan sebelumnya bakal tertipu 2x. good combination between comedy and horror-thriller, I like it ! film ini berhasil memposisikan filmnya sebagai film horror pada saat adegan horror dan adanya adegan" komedi tersebut menjadi sebuah hiburan. secara keseluruhan baik dan berhasil membuat bingung siapakah pelaku sebenarnya. tadinya c pengen kasih 8, tapi pas terakir sang survivor terlalu kuat sebagai seorang survivor, minus 1 deh :p
membosankan dan sangat bikin ngantuk di awal" ! tidak ada sesuatu yang bisa dibilang istimewa dari film ini, ya mirip" lah sama sebelumnya, at least sejenis. yang menjadi penolong menyelamatkan film ini dari kebosanan hanyalah Johnny Depp yang berakting sangat menarik, lucu dan nyentrik. ya film" ini pasti memiliki visual effect yang sangat baik dan Pirates berhasil menyuguhkan visual yang sangat baik. rasanya ingin memberi film ini nilai 5, tetapi Johnny Depp yang berhasil shine rasanya ingin menambahkan +1.
saya merasa film ini agak terasa seperti Power Ranger di mana Thor (tanpa kekuatan, yang berarti sama dengan manusia biasa) tiba" mendapat kekuatan dan berubah wujud. klimaks film ini sangat lambat, 30 menit terakhir baru lah terjadi adegan action yang lumayan. perubahan sikap Thor dari yang sangat arogan menjadi baik juga terlalu cepat, kurang ada adegan yang menguatkan mengapa Thor bisa langsung mengubah sikapnya sangat drastis. film" summer dan hampir summer agak mengecewakan, belum ada yang benar" memuaskan.
Biggest disapointment ! Boring ! Sempat merasa salah sangka bakal ada monster" laut, ternyata hanya mengelilingi jurang atau apa lah namanya itu. Rasanya setengah film udah pengen matiin dvdnya deh.
Film ini mempunyai nilai moral yang berhasil disampaikan, meskipun ceritanya kurang berhasil 'menohok' dan kurang memorable. Film ini memperlihatkan keindahan Eropa, seperti Italia, Perancis dan Inggris. Alurnya terasa terlalu cepat dan menonton kisah di 3 kota (bahkan negara) berbeda serasa menonton Eat, Pray, Love. Yaaa, bisa dibilang Work, Love, Friendship. Film ini memperlihatkan persahabatan, perjuangan, bahkan cinta. Secara keseluruhan film ini not bad lah.
film ini agak mirip dengan Inception yang harus memutar otak terlebih dahulu baru bisa dimengerti. saya merasa agak sedikit janggal setiap kali seorang Colter masuk ke Source Code karena Christina selalu bicara hal yang sama tetapi dengan posisi yang berbeda. ending film ini menurut saya agak janggal, meskipun mempunyai hubungan yang sangat kuat (past-future), tetapi agak aneh. ditambah tidak diceritakan mengapa dia bisa memasuki tubuh Ben (kalo tidak salah), bisa saja Colter dimasukkan ke tubuh Christina atau orang lain. secara keseluruhan film ini bagus, tetapi tidak sesmart Inception.
Film ini lucu dan 'bego'. Dari segi gambar agak mengecewakan ya, tidak sejernih dan secerah film" Thai lainnya dan terkesan pecah saat ditayangkan di layar, entah memang saat pengambilan menggunakan kamera seperti ini atau mungkin kesalahan teknik dari sinema yang memutarnya. Dari segi cerita agak berantakan, walaupun memiliki nilai moral yang cukup berhasil disampaikan. Pemilihan aktris cukup berhasil dan dapat meyakinkan saya mengapa ketiga pria tersebut memiliki alasan untuk selingkuh hahaha. Humornya ok walaupun terkadang agak jayus dan garing, tetapi seengganya 1 studio terbahak" saat menontonnya :)
sejenis dengan The Exorcism yang rilis tahun lalu, hanya saja ini lebih ke film jika dibandingkan dengan The Exorcism yang lebih dokumenter. tidak terlalu menyeramkan, tidak membosankan juga.
film ini agak di bawah ekspektasi saya. 15 menit pertama film ini membosankan, agak ngantuk nontonnya. setelah itu humor"nya terasa menyegarkan, tetapi tetap ada adegan" yang krik krik. di sini peran Ped (pemeran utama pria) sangat tidak didominan, Koong dengan suksesnya berhasil mengoutshine Ped, termasuk Ex juga terasa lebih menarik perhatian daripada Ped. tidak selucu yang ditampilkan di trailer, so a little bit dissapointment, tetapi dengan adanya sedikit animasi kartun yang lucu menyegarkan film ini :)
boring, boring, boring. 50 menit pertama terasa sangat membosankan sekali. tetapi begitu sang pemeran utama menemukan sebuah fakta penting berhasil membuat film ini terasa agak lebih seru. film yang hanya sebentar ini (75 menit) bisa ditinjau dalam 2 pengamatan yang berbeda : (+) beruntunglah anda karena film yang membosankan ini hanya sebentar, (-) anda akan sangat rugi jika ditonton di bioskop karena film ini hanya 75 menit dan membosankan. ditambah dengan pemaksaan jam 6:66 sama dengan jam 7:06
cukup menegangkan dan agak twist dengan 'dibawa sana-sini' menemui fakta yang seperti potongan puzzle dan akhirnya terkumpul. seru, tetapi beberapa adegan terasa sudah akan tamat tetapi ternyata masih lanjut dan tegang, kejadian seperti ini terjadi 2-3x. overall worth to watch.
Dari segi penuturan, terasa mirip dengan "Love" (more drama, less romance). Subtitle bahasa inggrisnya agak mengganggu karena menutupi subtitle bahasa indonesia (beberapa dialog menggunakan bahasa jawa). Peran" utama diperankan oleh aktor dan aktris nya cukup meyakinkan, tapi ibu dari Tan Ping Hen (Hendra) terasa sangat kaku, in my opinion, Agus Kuncoro steal the spotlight. Beberapa pemotongan dialog" cukup menggangu, walaupun maksud dan arti dialog tersebut berhasil disampaikan. Seobyektif-obyektifnya Hanung Bramantyo, menurut saya porsi pembahasan ataupun pengenalan agama tersebut 50%-35%-15%, ya ini dikarenakan film ini "makanan sehari-hari"nya.
menurut saya, film ini agak membosankan, mungkin dikarenakan film ini lebih ditekankan pada genre drama. apalagi cerita sampingan (cerita cinta sepasang manula) terasa lebih banyak porsinya, jika dibandingkan inti cerita film tersebut terkesan hanya menjadi sekedar tempelan. saya agak bingung mengapa film ini menjadi perwakilan Thailand di ajang Oscar pada tahun 2010. ceritanya juga cukup simpel, tapi "perjalanannya" cukup berliku walau endingnya mudah tertebak. overall masih layak untuk ditonton. bila pepatah mengatakan kita masih bisa mengejar seseorang sampai sebelum janur kuning mengembang, film ini memberi persepsi baru. jika anda beruntung, anda bisa mengejar kembali "janda" tersebut.
ceritanya agak mirip dengan Nightmare On Elm Street, tidak terlalu tegang dan menyeramkan. cenderung membosankan (ditambah dengan tema yang cukup banyak digunakan film" thriller lainnya).
menurut saya film ini kurang menegangkan, agak sedikit aneh dari segi cerita dan tidak masuk akal karena tidak berhasil meyakinkan saya dengan argumen yang diberikan Liam Neeson kepada Christina Ricci. hal" tersebut menyebabkan film terasa membosankan. film ini jauh di bawah ekspektasi saya (yang menurut saya akan menegangkan dan twist ending di akhir cerita)
Alur ceritanya sangat berantakan dan berjalan dengan sangat cepat, film ini hanya mengumbar kesadisan, keseksian dan sedikit pornografi (walaupun dicut oleh LSF). 3Dnya juga tidak terlalu istimewa ditambah dengan penuturan cerita yang aneh menambah saya untuk mengatakan "This is the worst movie so far in 2011". Hal ini sangat menyedihkan melihat tidak adanya box office Hollywood di Indonesia dan beberapa film Hollywood di Indonesia sangatlah mengecewakan, bersyukurlah masih ada Thai movies yang lebih layak ditonton (in my opinion). Mungkinkah Nicolas Cage akan menjadi sebuah indikator untuk film ecek" ato setidaknya menengah ke bawah ?
sangat disayangkan Pang Brothers yang sukses dengan The Eye nya membuat film seperti ini, menurut saya ceritanya agak aneh dan berantakan dan tidak nyambung dengan judulnya. padahal begitu saya mendengar disutradarai oleh Pang brother saya sangat excited, begitu saya nonton saya merasa sangat kecewa. berharap Banjong Pisanthanakun tidak bernasib sama dan terus memberikan film yang fresh dan smart.
SPOILER
seharusnya judulnya The Dog's Eye, bukan The Child's Eye.
Jika Crazy Little Thing Called Love bermain dengan ke-'sweet'-an sebuah romcom, The Little Comedian bermain dengan 'family drama comedy', di mana terdapat unsur" kekeluargaan : bagaimana perasaan anak, kasih sayang orang tua. Film ini dibalut dengan sedikit romance seorang anak kecil yang menyukai seorang dokter yang lebih tua 12 (atau 14) tahun daripadanya dan film ini juga menunjukkan bagaimana 'kepolosan' seorang anak kecil yang jatuh cinta untuk pertama kalinya. Overall ini lucu dan bagus. Film ini cocoklah mengisi kekosongan film Hollywood sekarang ini. Kalau saja film Indonesia sudah semaju film Thailand, boleh lah 'melepas' Hollywood.
ini film yang menurut saya paling real. film ini sweet, lucu dan menarik. pada beberapa adegan, terasa seperti menonton iklan sabun pembersih muka (P****), ya dari cewek dekil menjadi cewek yang putih langsat (ditambah perubahannya menjadi putih bertahap). banyak aktor dan aktris di sini terlihat seperti artis" sinetron Indonesia ya hahaha...
it's funny ! really really funny. tapi kalo membandingkan akting Portman di sini tentu sangat terbanting jika sudah menonton Black Swan sebelumnya. overall : FUNNY MOVIE.
film ini cuku bagus, twist endingnya sangat" tidak terduga, tapi terdapat kejanggalan : wanita" tersebut yang jelas" baru dioperasi secara paksa tapi memiliki stamina layaknya orang normal. kualitas gambarnya juga kurang baik. secara keseluruhan film ini masih layak ditonton.
it's really really funny film ! jay chou juga sangat lucu, walaupun tidak wah. totally good, mempunyai pesan moral yang mengajarkan tentang persahabatan : "tidak boleh egois". Analeigh Tipton (2nd Runner-Up from ANTM cycle 11) is totally awesome (walau cuma sebagai cameo) hahaha...
film yang bagus, agak setipe dengan Buried tetapi film ini tidak hanya terjebak saja. film yang tipe Boyle sekali. adegan-adegannya menyentuh apalagi saat amputasi, benar-benar heartbreaking moment. tipe-tipe film Oscar, but I prefer Slumdog Millionaire :p
I think Burlesque is just good film, not great film. menurut saya terdapat beberapa kejanggalan, tepatnya bukan kejanggalan, tetapi keanehan, seperti Ali terlihat sebagai wanita (maaf) murahan, mau dengan siapa saja (Jack dan Marcus), kelamaan terlihat Ali hanya memanfaatkan Marcus saja. ending film ini menurut saya agak mengecewakan, saya tidak menyangka begitu cepat selesai, saat Ali bernyanyi tiba" muncul teks "diterjemahkan oleh..." dan tidak lama film tersebut tamat. cerita ini mudah ditebak dan pasti berending bahagia, film ini nyaris tidak berbeda dengan film lainnya, hanya dibedakan oleh performa panggung yang baik Cher dan Christina.
film ini memiliki alur yang terlalu cepat dan mudah ditebak, apalagi ini film anak" yang pasti berakhir happy ending. menurut saya, film ini agak jayus, melucu tapi garing (dengan kondisi saat saya menonton, 5 orang dalam 1 studio dan tidak ada orang yang tertawa). film ini hanyalah film hiburan yang hanya akan menjadi angin lalu.
film ini mungkin smart film, tapi ada beberapa adegan terlihat sangat membosankan dan 80-90% yang dilakukan Paul Conroy hanya menelpon mencari bantuan dan nyaris tidak ditolong, tapi twist" yang diberikan cukup menarik...
not really really smart movie, saya sudah bisa menebaknya di pertengahan film...
tapi film ni cocok diperankan Jolie dan Depp, tidak terbayang kalo aktor dan aktirs lain yang memerankannya hehehe...
film ini setidaknya yang paling 'normal' dari film shyamalan setelah lady in the water dan the happening, film ini mempunyai alur yang cukup baik, tetapi (menurut saya) dihancurkan oleh ending yang agak aneh dan tidak sesuai 'konsep' awal...
jika di inception otak kita dipaksa untuk mencerna makna film tersebut, di film kita ini kita dipaksa untuk mencerna kejadian" berbau fisika, cukup menghibur...
oscar taun depan bagian animasi bakal sulit diprediksi nih, banyak film animasi yang bagus kaya toy story, how to train your dragon dan DESPICABLE ME...
Movie Reviews
seru, lucu dan menegangkan. so much better than "Knight and Day" and "Killers"
film ini unyu, romantis dan lucu, sayang jalan ceritanya agak lambat dan judulnya ga ada hubungannya dengan ceritanya.
bukan film terbaik Paranormal Acitivity, menghasilkan inovasi moving camera yang baik, tetapi kurang menjelaskan sumber masalah (mungkin karena bakal ada PA 4).
the best 2011 film so far !
one of must-to-watch horror after Insidious in 2011 ! Bailee Madison palyed very well.
jauh lebih bagus dari valentine's day, lucu dan menarik.
mungkin jalan ceritanya agak lambat layaknya film thailand lainnya, but this film is so inspiring. one of the best non-hollywood film in 2011.
film yang sangat baik secara efek visual, ceritanya bagus dibandingkan film" yang akhir" ini beredar, tetapi agak biasa dan tertebak akhirnya.
tidak sejelek yang dibicarakan orang", Cars (1) jauh lebih menarik. percobaan memasukkan unsur action juga biasa saja.
tetap lucu seperti film pertamanya, tetapi tidak sesmart film pertama. agak dibawah ekspektasi, tetapi masih ok untuk sebuah hiburan. dalam film ini Stu sangat bersinar, Ed Helms memerankannya dengan sangat baik.
tidak terlalu istimewa dan cenderung membosankan karena alur yang lambat. rasanya agak hambar melihat superhero dengan kekuatan yang cukup biasa.
tidak terlalu istimewa dari segi cerita, tetapi tetap berhasil membuat para penonton tertawa. dari segi cerita terlihat seperti sekuel yang dipaksa, saya lebih prefer cerita dari Kung Fu Panda (1). but not bad lah, masih boleh untuk ditonton.
Boring, Boring and Boring ! 1 jam aja terasanya uda lama banget, cerita berantakan. Film yang hanya mengandalkan visual effect, effectnya perlu diacungi jempol, tetapi tidak dengan cerita dan durasinya yang sangaaaaaaaaaat panjang. Harusnya film ini belajar dari King Kong yang durasinya 3 jam tetapi berhasil memukau dan menegangkan, bahkan tidak membosankan sama sekali.
Hampir semuanya pas pada porsinya, hanya saja adegan bertarungnya sedikit kurang greget. Ketegangan yang diberikan terasa. Mungkin bukan film terbaik seri Harry Potter, tapi ending yang sangat pas dan bagus. Ketiga pemeran utama juga berakting baik. Film terakhir harus ditonton para movie lover dan penggemar Harry Potter !
ketegangan tiada akhir ! film ini bisa menjadi sebuah ketakutan (parno) pada beberapa orang. secara keseluruhan bagus, sang anak dan sang ibu aktingnya pas, ketraumaan sang anak terlihat. sayangnya di bagian akhir ada bagian yang sepertinya disensor membuat penasaran dan ending yang menggantung agak tidak memuaskan hati. secara keseluruhan worth to watch, apalagi yang menginginkan ketegangan selama film diputar/
film ini lucu banget, ceritanya juga ok. awalnya agak ragu nonton ini, tapi setelah liat review tentang film ini jadi tertarik. ternyata ga mengecewakan ! Albert Halimnya bener" CEMERLANG, lucu banget, walaupun porsinya ga gitu banyak tapi dia bener" 'megang' banget, serasa menjadi sambel pada makanan yang sudah pas. Andi dan Nina juga cukup bersinar, tapi teteup deh Heri yang haram tapi delicious itu paling bersinar di antar lainnya.
Bukan sebuah film yang terlalu istimewa, juga bukan smart comedy dengan kelucuannya yang pintar. Film tidak seistimewa dan sekocak yang diperlihatkan di trailer. Tidak terlalu terlihat perbedaan dengan film invasi lainnya, hanya ada sedikit twist di film tersebut dan film ini dicampur dengan genre komedi. Tidak terlalu kocak, hanya ada 1 orang yang selalu menjadi korban itulah yang menghidupkan suasana film tersebut.
cerita yang cukup unik. lumayan lucu, tetapi di tengah agak sedikit membosankan dan membingungkan. namun, twist di akhir sangatlah mengejutkan, menarik dan mengharukan. benar" recommended !
Ceritanya agak berantakan dan dari segi penceritaan agak aneh. Ada beberapa adegan yang sedikit gak nyambung dengan adegan berikutnya. Gibzy (Tukkie) terlihat lebih bersinar dan menonjol dibandingkan dengan Sudhket dan Mayom, ceritanya juga terlihat lebih menarik dibandingkan dengan cerita intinya. Ia seakan menjadi penyelamat film ini humor garing nan membosankan. Humor yang disuguhkan bisa dibilang membosankan, sampai akhirnya ada adegan pembuatan MV, humornya terlihat mulai hidup dan lumayan lucu. Ya film ini ada c segi positifnya, banyak quote yang bagus untuk kehidupan. Tapi ditinjau dari segi kualitasnya, saya masih agak bingung kenapa film ini bisa menjadi film Thailand terlaris kedua pada tahun 2010.
1st story : 5/10
Ada beberapa cara pengambilan gambar dan warna yang menurut saya tidak mengenakkan mata. Cerita cukup unik walaupun terasa agak aneh dan beberapa adegan terasa janggal.
2nd story : 8/10
Cerita unik dan orisinil, twistnya juga bagus. Di antara 4 cerita, menurut saya bagian ini merupakan cerita 'terkuat' menurut saya. Sayangnya gambarnya kadang terlalu terang dan terkadang terlalu gelap dan berhasil dalam menyakitkan mata saya.
3rd story : 5/10
Cerita tidak jelas dan cenderung menjadi cerita terlemah. Hanya bercerita tentang karma, tidak terlalu menarik.
4th story : 6/10
Cukup menghibur, punya inti cerita, tidak menendang seperti Phobia 2. Cukup lucu walau terkadang malah jayus. Secara pengambilan gambar, paling stabil di antara cerita lainnya, tidak terlalu terang dan tidak terlalu gelap.
Overall : 6/10
Tidak seistimewa 4Bia dan Phobia, tetapi juga tidak seburuk Haunted University dan Still. Not too recommended. Tidak menyeramkan, tetapi 2 cerita lumayan bagus.
BORING ! tidak ada yang istimewa dan membosankan. Vanessa Hudgens jauh terlihat lebih jelek dari segi penampilan dibandingkan di HSM. yang menjadi (sedikit penyelamat) film ini hanyalah paras Alex Pettyfer yang memukau wanita dan Mary-Kate Olsen yang menyeramkan dan fierce (ugly pretty).
film ini seharusnya berjudul Stripper Punch (Punch from Fruit Punch, not Punch from 'tinju) ! agak baingung dengan yang dimaksud Snyder dengan konsep mimpi 3 lapis, hal itu lebih terasa stripper (mungkin perlu ditambah s karen mereka kumpulan stripper) yang berimajinasi 'bertarung' untuk mengumpulkan item" yang merkea butuhkan untuk keluar dari penjara itu. jalan cerita lumayan sangat menyimpang dari yang di trailer. dari segi cerita agak aneh dan berantakan, visual effectnya kadang terlihat seperti sedang memainkan game. tidak seburuk yang orang" bicarakan, tetapi jauh di bawah ekspektasi saya.
ini baru namanya film horror ! setelah dikecewakan oleh Ladda Land yang tidak ada seram"nya, film ini berhasil memukau saya dengan keseraman, ketegangan dan sensasi kaget yang diberikannya. dari cerita sedikit agak aneh, tetapi berhasil memberikan twist dan twist di saat" terakir. secara keseluruhan FULLY RECOMMENDED !
VERY BAD ! vampirnya lebih terlihat sebagai zombie. ditambah pendeta (priest) lebih terlihat sebagai seseorang yang mempunyai kekuatan bela diri yang sangat tinggi ketimbang pendeta dengan kekuatan kata" (firman Tuhan dan sejenisnya). entah komiknya yang sangat buruk atau filmnya yang membuat film ini terlihat buruk.
tidak terlalu istimewa, ya beginilah film action (dan balapan). setidaknya salah satu film paling mending di antara kumpulan film awal summer yang mengecewakan.
gagal sebagai horror, cukup berhasil sebagai drama. banyaknya porsi drama di sini lebih terasa seperti film drama dengan bumbu horror. jika dibandingkan dengan Coming Soon, film ini lebih membosankan dan tidak memberikan rasa misterius yang tinggi. ditambah dengan ketidakkonsentrasian film ini terhadap cerita, poster dan sosok hantu tersebut, menjadikan film ini semakin banyak kekurangan. tidak seram, ya walaupun beberapa adegan mengagetkan, beberapa adegan seram terasa lebih cocok ditertawakan daripada seram. rasanya film ini kurang cocok menyandang film horror dengan berpenghasilan tertinggi produksi GTH.
satu"nya kelebihan film ini hanyalah kualitas gambar yang menurut saya pas untuk menggambarkan sebuah 'momen', sepertinya posternya, film ini memiliki kualitas gambar yang menarik untuk dilihat. sayangnya, film ini terasa seperti iklan sebuah universitas ditambah dengan iklan sepintas sebuah merk hp disertai bumbu" romansa percintaan mahasiswa dan mahasiswinya. alurnya berjalan sangat ngebut dan ada beberapa adegan janggal disertai dengan cukup banyaknya dialog yang menurut saya sangat tidak wajar.
film ini terasa sangat mirip dengan The Clinic, atmosphere dan (sedikit) jalan ceritanya. secara keseluruhan c menarik, tapi pas di akhir" terasa agak mirip dengan film Indonesia yang dibintangi oleh Dian Sastro, Marcella Zallianti, Dinna Olvia dan Nirina Zubir. ya film ini not bad lah, tetapi film ini SANGAT berhasil dalam memberikan sebuah kejutan yang tidak bisa diprediksi sebelumnya.
opening scenenya sangat smart dan kreatif ! ga ada bayangan sebelumnya bakal tertipu 2x. good combination between comedy and horror-thriller, I like it ! film ini berhasil memposisikan filmnya sebagai film horror pada saat adegan horror dan adanya adegan" komedi tersebut menjadi sebuah hiburan. secara keseluruhan baik dan berhasil membuat bingung siapakah pelaku sebenarnya. tadinya c pengen kasih 8, tapi pas terakir sang survivor terlalu kuat sebagai seorang survivor, minus 1 deh :p
satu"nya film yang bisa dibilang memuaskan di antara film summer dan hampir summer. lucu, menarik, kocak dan fresh.
membosankan dan sangat bikin ngantuk di awal" ! tidak ada sesuatu yang bisa dibilang istimewa dari film ini, ya mirip" lah sama sebelumnya, at least sejenis. yang menjadi penolong menyelamatkan film ini dari kebosanan hanyalah Johnny Depp yang berakting sangat menarik, lucu dan nyentrik. ya film" ini pasti memiliki visual effect yang sangat baik dan Pirates berhasil menyuguhkan visual yang sangat baik. rasanya ingin memberi film ini nilai 5, tetapi Johnny Depp yang berhasil shine rasanya ingin menambahkan +1.
saya merasa film ini agak terasa seperti Power Ranger di mana Thor (tanpa kekuatan, yang berarti sama dengan manusia biasa) tiba" mendapat kekuatan dan berubah wujud. klimaks film ini sangat lambat, 30 menit terakhir baru lah terjadi adegan action yang lumayan. perubahan sikap Thor dari yang sangat arogan menjadi baik juga terlalu cepat, kurang ada adegan yang menguatkan mengapa Thor bisa langsung mengubah sikapnya sangat drastis. film" summer dan hampir summer agak mengecewakan, belum ada yang benar" memuaskan.
Biggest disapointment ! Boring ! Sempat merasa salah sangka bakal ada monster" laut, ternyata hanya mengelilingi jurang atau apa lah namanya itu. Rasanya setengah film udah pengen matiin dvdnya deh.
Film ini mempunyai nilai moral yang berhasil disampaikan, meskipun ceritanya kurang berhasil 'menohok' dan kurang memorable. Film ini memperlihatkan keindahan Eropa, seperti Italia, Perancis dan Inggris. Alurnya terasa terlalu cepat dan menonton kisah di 3 kota (bahkan negara) berbeda serasa menonton Eat, Pray, Love. Yaaa, bisa dibilang Work, Love, Friendship. Film ini memperlihatkan persahabatan, perjuangan, bahkan cinta. Secara keseluruhan film ini not bad lah.
film ini agak mirip dengan Inception yang harus memutar otak terlebih dahulu baru bisa dimengerti. saya merasa agak sedikit janggal setiap kali seorang Colter masuk ke Source Code karena Christina selalu bicara hal yang sama tetapi dengan posisi yang berbeda. ending film ini menurut saya agak janggal, meskipun mempunyai hubungan yang sangat kuat (past-future), tetapi agak aneh. ditambah tidak diceritakan mengapa dia bisa memasuki tubuh Ben (kalo tidak salah), bisa saja Colter dimasukkan ke tubuh Christina atau orang lain. secara keseluruhan film ini bagus, tetapi tidak sesmart Inception.
Film ini lucu dan 'bego'. Dari segi gambar agak mengecewakan ya, tidak sejernih dan secerah film" Thai lainnya dan terkesan pecah saat ditayangkan di layar, entah memang saat pengambilan menggunakan kamera seperti ini atau mungkin kesalahan teknik dari sinema yang memutarnya. Dari segi cerita agak berantakan, walaupun memiliki nilai moral yang cukup berhasil disampaikan. Pemilihan aktris cukup berhasil dan dapat meyakinkan saya mengapa ketiga pria tersebut memiliki alasan untuk selingkuh hahaha. Humornya ok walaupun terkadang agak jayus dan garing, tetapi seengganya 1 studio terbahak" saat menontonnya :)
sejenis dengan The Exorcism yang rilis tahun lalu, hanya saja ini lebih ke film jika dibandingkan dengan The Exorcism yang lebih dokumenter. tidak terlalu menyeramkan, tidak membosankan juga.
lucu, tetapi terlalu biasa dan tertebak, cukup menghibur lah.
film ini agak di bawah ekspektasi saya. 15 menit pertama film ini membosankan, agak ngantuk nontonnya. setelah itu humor"nya terasa menyegarkan, tetapi tetap ada adegan" yang krik krik. di sini peran Ped (pemeran utama pria) sangat tidak didominan, Koong dengan suksesnya berhasil mengoutshine Ped, termasuk Ex juga terasa lebih menarik perhatian daripada Ped. tidak selucu yang ditampilkan di trailer, so a little bit dissapointment, tetapi dengan adanya sedikit animasi kartun yang lucu menyegarkan film ini :)
boring, boring, boring. 50 menit pertama terasa sangat membosankan sekali. tetapi begitu sang pemeran utama menemukan sebuah fakta penting berhasil membuat film ini terasa agak lebih seru. film yang hanya sebentar ini (75 menit) bisa ditinjau dalam 2 pengamatan yang berbeda : (+) beruntunglah anda karena film yang membosankan ini hanya sebentar, (-) anda akan sangat rugi jika ditonton di bioskop karena film ini hanya 75 menit dan membosankan. ditambah dengan pemaksaan jam 6:66 sama dengan jam 7:06
bad story, bad cinematography, cerita ga masuk akal. really really BAD.
cukup menegangkan dan agak twist dengan 'dibawa sana-sini' menemui fakta yang seperti potongan puzzle dan akhirnya terkumpul. seru, tetapi beberapa adegan terasa sudah akan tamat tetapi ternyata masih lanjut dan tegang, kejadian seperti ini terjadi 2-3x. overall worth to watch.
Dari segi penuturan, terasa mirip dengan "Love" (more drama, less romance). Subtitle bahasa inggrisnya agak mengganggu karena menutupi subtitle bahasa indonesia (beberapa dialog menggunakan bahasa jawa). Peran" utama diperankan oleh aktor dan aktris nya cukup meyakinkan, tapi ibu dari Tan Ping Hen (Hendra) terasa sangat kaku, in my opinion, Agus Kuncoro steal the spotlight. Beberapa pemotongan dialog" cukup menggangu, walaupun maksud dan arti dialog tersebut berhasil disampaikan. Seobyektif-obyektifnya Hanung Bramantyo, menurut saya porsi pembahasan ataupun pengenalan agama tersebut 50%-35%-15%, ya ini dikarenakan film ini "makanan sehari-hari"nya.
menurut saya, film ini agak membosankan, mungkin dikarenakan film ini lebih ditekankan pada genre drama. apalagi cerita sampingan (cerita cinta sepasang manula) terasa lebih banyak porsinya, jika dibandingkan inti cerita film tersebut terkesan hanya menjadi sekedar tempelan. saya agak bingung mengapa film ini menjadi perwakilan Thailand di ajang Oscar pada tahun 2010. ceritanya juga cukup simpel, tapi "perjalanannya" cukup berliku walau endingnya mudah tertebak. overall masih layak untuk ditonton. bila pepatah mengatakan kita masih bisa mengejar seseorang sampai sebelum janur kuning mengembang, film ini memberi persepsi baru. jika anda beruntung, anda bisa mengejar kembali "janda" tersebut.
ceritanya agak mirip dengan Nightmare On Elm Street, tidak terlalu tegang dan menyeramkan. cenderung membosankan (ditambah dengan tema yang cukup banyak digunakan film" thriller lainnya).
menurut saya film ini kurang menegangkan, agak sedikit aneh dari segi cerita dan tidak masuk akal karena tidak berhasil meyakinkan saya dengan argumen yang diberikan Liam Neeson kepada Christina Ricci. hal" tersebut menyebabkan film terasa membosankan. film ini jauh di bawah ekspektasi saya (yang menurut saya akan menegangkan dan twist ending di akhir cerita)
2011 worst movie so far !
Alur ceritanya sangat berantakan dan berjalan dengan sangat cepat, film ini hanya mengumbar kesadisan, keseksian dan sedikit pornografi (walaupun dicut oleh LSF). 3Dnya juga tidak terlalu istimewa ditambah dengan penuturan cerita yang aneh menambah saya untuk mengatakan "This is the worst movie so far in 2011". Hal ini sangat menyedihkan melihat tidak adanya box office Hollywood di Indonesia dan beberapa film Hollywood di Indonesia sangatlah mengecewakan, bersyukurlah masih ada Thai movies yang lebih layak ditonton (in my opinion). Mungkinkah Nicolas Cage akan menjadi sebuah indikator untuk film ecek" ato setidaknya menengah ke bawah ?
sangat disayangkan Pang Brothers yang sukses dengan The Eye nya membuat film seperti ini, menurut saya ceritanya agak aneh dan berantakan dan tidak nyambung dengan judulnya. padahal begitu saya mendengar disutradarai oleh Pang brother saya sangat excited, begitu saya nonton saya merasa sangat kecewa. berharap Banjong Pisanthanakun tidak bernasib sama dan terus memberikan film yang fresh dan smart.
SPOILER
seharusnya judulnya The Dog's Eye, bukan The Child's Eye.
Jika Crazy Little Thing Called Love bermain dengan ke-'sweet'-an sebuah romcom, The Little Comedian bermain dengan 'family drama comedy', di mana terdapat unsur" kekeluargaan : bagaimana perasaan anak, kasih sayang orang tua. Film ini dibalut dengan sedikit romance seorang anak kecil yang menyukai seorang dokter yang lebih tua 12 (atau 14) tahun daripadanya dan film ini juga menunjukkan bagaimana 'kepolosan' seorang anak kecil yang jatuh cinta untuk pertama kalinya. Overall ini lucu dan bagus. Film ini cocoklah mengisi kekosongan film Hollywood sekarang ini. Kalau saja film Indonesia sudah semaju film Thailand, boleh lah 'melepas' Hollywood.
ini film yang menurut saya paling real. film ini sweet, lucu dan menarik. pada beberapa adegan, terasa seperti menonton iklan sabun pembersih muka (P****), ya dari cewek dekil menjadi cewek yang putih langsat (ditambah perubahannya menjadi putih bertahap). banyak aktor dan aktris di sini terlihat seperti artis" sinetron Indonesia ya hahaha...
it's funny ! really really funny. tapi kalo membandingkan akting Portman di sini tentu sangat terbanting jika sudah menonton Black Swan sebelumnya. overall : FUNNY MOVIE.
great movie ! Natalie Portman should get Oscar ! pas jadi Black Swan sich nyeremin banget loh...
film ini cuku bagus, twist endingnya sangat" tidak terduga, tapi terdapat kejanggalan : wanita" tersebut yang jelas" baru dioperasi secara paksa tapi memiliki stamina layaknya orang normal. kualitas gambarnya juga kurang baik. secara keseluruhan film ini masih layak ditonton.
it's really really funny film ! jay chou juga sangat lucu, walaupun tidak wah. totally good, mempunyai pesan moral yang mengajarkan tentang persahabatan : "tidak boleh egois". Analeigh Tipton (2nd Runner-Up from ANTM cycle 11) is totally awesome (walau cuma sebagai cameo) hahaha...
film yang bagus, agak setipe dengan Buried tetapi film ini tidak hanya terjebak saja. film yang tipe Boyle sekali. adegan-adegannya menyentuh apalagi saat amputasi, benar-benar heartbreaking moment. tipe-tipe film Oscar, but I prefer Slumdog Millionaire :p
just statham and a lot of action scenes !
I think Burlesque is just good film, not great film. menurut saya terdapat beberapa kejanggalan, tepatnya bukan kejanggalan, tetapi keanehan, seperti Ali terlihat sebagai wanita (maaf) murahan, mau dengan siapa saja (Jack dan Marcus), kelamaan terlihat Ali hanya memanfaatkan Marcus saja. ending film ini menurut saya agak mengecewakan, saya tidak menyangka begitu cepat selesai, saat Ali bernyanyi tiba" muncul teks "diterjemahkan oleh..." dan tidak lama film tersebut tamat. cerita ini mudah ditebak dan pasti berending bahagia, film ini nyaris tidak berbeda dengan film lainnya, hanya dibedakan oleh performa panggung yang baik Cher dan Christina.
film ini memiliki alur yang terlalu cepat dan mudah ditebak, apalagi ini film anak" yang pasti berakhir happy ending. menurut saya, film ini agak jayus, melucu tapi garing (dengan kondisi saat saya menonton, 5 orang dalam 1 studio dan tidak ada orang yang tertawa). film ini hanyalah film hiburan yang hanya akan menjadi angin lalu.
film ini mungkin smart film, tapi ada beberapa adegan terlihat sangat membosankan dan 80-90% yang dilakukan Paul Conroy hanya menelpon mencari bantuan dan nyaris tidak ditolong, tapi twist" yang diberikan cukup menarik...
tak bisa disangkal kalau film ini lucu, ya tapi tidak bisa dikatakan film yang berbobot, hanya tipe" film hiburan...
not really really smart movie, saya sudah bisa menebaknya di pertengahan film...
tapi film ni cocok diperankan Jolie dan Depp, tidak terbayang kalo aktor dan aktirs lain yang memerankannya hehehe...
great story, great concept, gory movie, full of blood, psycho lady !
good but not great
Zach Galifianakis minta dibunuh ! hahaha... mungkin terlalu setipe dengan hangover (minus flash back), hiburan yang sangat menghibur :) :)
film ini setidaknya yang paling 'normal' dari film shyamalan setelah lady in the water dan the happening, film ini mempunyai alur yang cukup baik, tetapi (menurut saya) dihancurkan oleh ending yang agak aneh dan tidak sesuai 'konsep' awal...
(-) ceritanya sudah biasa, banyak cerita seperti ini
(+) efeknya superb !
film paling menegangkan 2010 !
jauh lebih menyeramkan daripada yang pertama dan lebih ada cerita di dalamnya...
agak aneh ceritanya, tapi visualisasinya bagus...
lucu, cerita bagus, jauh lebih bagus dari princess and the frog...
so much better than half blood prince... semoga part II tidak mengecewakan !
best drama so far !
bagian awal dan tagline nya sama sekali ga nyambung sama ceritanya, mengecewakan...
super kocak dan lucu, konsepnya bagus, tapi beberapa adegan terasa aneh...
film action seperti yang lainnya, masih baik untuk dinikmati, tetapi masih meninggalkan beberapa pertanyaan...
film simpel yang dibuat kompleks, berujung dengan membosankan...
ga sebagus yang dibayangkan, bo-san...
really really great movie ! perpaduan antara lucu dan haru sangat pas...
story 6 out of 10, but +0,5 for 3D and + 0,5 more for great dance !
jalan cerita ok, endingnya gantung...
great movie, ga nyangka sutradar horror bisa buat drama komedi (Y)
good movie !
good but not great, not bad...
a lil bit boring...
ide cerita yang menarik dan alur yang bagus...
layaknya film" action lainnya...
cerita twilight + new moon yang sangat dipaksakan !
lucu, biasa dan alur sedikit terlalu cepat...
3D yang nyaris tidak ada efek 3D, agak membosankan...
mengecewakan, padahal di trailer keliatan super menarik !
oke lah, ga bagus" amat tapi...
cukup menghibur, tapi ya biasa saja...
jika di inception otak kita dipaksa untuk mencerna makna film tersebut, di film kita ini kita dipaksa untuk mencerna kejadian" berbau fisika, cukup menghibur...
animasi taun ni bener" memuaskan !
oscar taun depan bagian animasi bakal sulit diprediksi nih, banyak film animasi yang bagus kaya toy story, how to train your dragon dan DESPICABLE ME...
hanya jauuuuuuuuuuuuuuuuuuuh lebih bagus dari new moon, nothing special...